putri bali rental mobil di bali

Menelusuri Kebudayaan Bali di Museum Le Mayeur

Museum Le Mayeur

Berkunjung ke Museum Le Mayeur sambil mempelajari sejarah Bali di masa lalu adalah aktivitas menyenangkan yang bisa Anda lakukan. Berlibur sambil belajar sejarah bersama anak adalah kesempatan yang tidak boleh Anda lewatkan.

Ada banyak lukisan karya seniman terkenal di Le Mayeur yang dilukis langsung oleh Andrien Jean Le Mayeur. Setelah mengunjungi museum, Anda bisa pergi ke tempat wisata terdekat dengan lokasi untuk bersantai. 

Sejarah Singkat Le Mayeur

Sejarah museum ini dimulai dari seorang pelukis terkenal asal Belgia bernama Andrien Jean Le Mayeur. Le Mayeur lahir dari seorang ayah yang berbakat di bidang seni sehingga dia mengikuti jejak Ayahnya. 

Bakat Le Mayeur sudah terlihat sejak dini bahkan dirinya juga berguru kepada Ernest Blanc Garin. Seniman dengan gelar insinyur ini juga suka melakukan perjalanan ke berbagai tempat seperti Perancis, Italia, Kamboja, Thailand, dan berakhir di Bali pada tahun 1932.

Kemudian, Le Mayeur memutuskan untuk menyewa rumah di daerah Banjar Kelandis Denpasar. Rumah sewa ini yang menjadi saksi perkenalannya dengan penari legong bernama Ni Nyoman Pollok. Ni Nyoman Pollok kemudian dijadikan sebagai model lukisannya. 

Setelah keduanya menikah, mereka memutuskan untuk membangun rumah di pinggir Pantai Sanur dan menjadikannya tempat melukis. Pada tahun 1958, Le Mayeur meninggal dunia dan istrinya menyerahkan rumah mereka sebagai warisan ke pemerintah untuk dijadikan museum.

Alamat Lengkap, Jam Buka, Rute, dan Harga Tiket Masuk

Lokasi Museum ada di Jalan Hang Tuah, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Adapun jam operasional museum mulai pukul 08.00 sampai 15.30 waktu Bali dan buka setiap hari. 

Harga tiket Museum Le Mayeur terbilang ramah di kantong yaitu Rp10.000 untuk dewasa umum, Rp5.000 untuk anak-anak umum, Rp3.000 untuk mahasiswa, dan Rp2.000 untuk pelajar yang dibuktikan dengan kartu mahasiswa atau kartu pelajar.

Rute perjalanan menuju Museum Le Mayeur jika Anda berangkat dari Denpasar dimulai dari Pulau Seram – Pulau Ambon – Diponegoro – Serma Kawi – P.B. Sudirman – Raya Puputan – Letda Tantular – Cok Agung Tresna – Prof. Moh. Yamin – Raya Puputan – Hang Tung – tujuan ada di kanan jalan setelah belokan ke kanan.

Daya Tarik Museum Lukisan Le Mayeur

Keunikan museum satu ini ada di koleksi lukisan yang dipajang di sana. Ada sekitar 88 lukisan karya maestro asal Belgia yang membangun tempat tersebut. 

Empat lukisan dibuat di tahun 1921, empat lukisan lagi pada 1927, tiga lukisan lain di buat pada 1928, dan sisanya terus dibuat hingga tahun 1957. Tema yang diambil pada lukisan Le Mayeur seputar Pulau Dewata. 

Bahan yang digunakan untuk melukis adalah kanvas, hand board, tripleks, kertas, dan Bagor. Saat ini, museum lukisan Le Mayeur dikelola oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bali. 

Pemerintah setempat sering melakukan perawatan rutin agar museum tetap nyaman dikunjungi wisatawan. Dana pengelolaan museum berasal dari tiket yang dibayar pengunjung. 

Lokasi Museum Le Mayeur sangat dekat dengan Pantai Sanur, tempat yang menawarkan pemandangan matahari terbit. Setelah puas melihat lukisan, Anda dan keluarga bisa menikmati pemandangan laut pantai. 

Anda bisa berkeliling pantai, berfoto dengan pemandangan indah, sekaligus membeli oleh-oleh di pasar Sanur. 

Putri Rental Bali adalah jasa penyewaan mobil yang akan mengantar Anda mengunjungi tempat wisata di Pulau Dewata termasuk Museum Le Mayeur. Kami menyediakan pilihan sewa mobil lepas kunci atau dengan supir yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Putri Bali Rental pilihan terbaik untuk sewa mobil yang aman, murah  dan terpercaya di Bali

Hubungi Kami
Sewa Mobil Bali
081 999 533 488
081 999 533 488
putribali.rental@gmail.com
JL. Grogol Carik, Gg Naga Mas NO. 8
Pembayaran
BCA : 7705203342
A/N I Gede Juliana
murtafi digital
Open chat
Hello👋
Can we help you?
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram