Putri Bali Rental

gunung agung bali

5 Fakta Gunung Agung Bali yang Tersembunyi

Gunung Agung Bali adalah tempat sakral bagi umat Hindu di Bali tepatnya di Kabupaten Karangasem. Mereka percaya jika Gunung tersebut ialah tempat bersemayamnya para dewa. Gunung ini merupakan salah satu yang tertinggi di Pulau Bali, yaitu 3.142 mdpl.

Gunung Agung atau Piek Van Bali memiliki kawah yang dalam di tengah puncaknya, terkadang kawah tersebut mengeluarkan uap air dan kepulan asap. Jenis Gunung ini tampak mengerucut dilihat dari Pura Besakih, padahal bentuk asli puncaknya lebar.

Fakta Gunung Agung Bali

Dibalik keindahan Gunung Agung, gunung yang meletus pertama kali pada tahun 1834 ini mempunyai sejumlah keunikan yang membuatnya berbeda dari gunung pada umumnya. 

Mulai dari pura hingga tempat keramat, berikut beberapa fakta menarik Gunung Agung yang harus Anda ketahui:

1. Pernah Meletus Besar pada 1963-1964

Gunung Agung meletus pada tahun 1963-1964, menjadi letusan terbesar di abad ke-20. Letusan ini dimulai pada 18 Februari 1963 dan berhenti pada 27 Januari 1964. Letusan ini juga disebut telah menurunkan suhu bumi sebesar 0,4 derajat Celcius. 

Ini terjadi karena abu dan gas beracun dilepaskan ke udara. Menurut Richard Arculus, profesor di Australian National University, saat Gunung Agung meletus 54 tahun lalu, ia memuntahkan abu dan sulfur dioksida dalam jumlah besar ke atmosfer.

Sulfur dioksida itu kemudian bereaksi dengan uap air di udara dan membentuk tetesan asam sulfat.

2. Rumah Pura Penting

Gunung Agung Bali adalah rumah bagi salah satu pura terpenting di Bali, Besakih. Sejak tahun 1995, UNESCO memasukkan Besakih ke dalam daftar usulan situs warisan budaya dunia. 

Selain terletak di lereng Gunung Agung, gunung ini juga menjadi salah satu dari sekian banyak warisan budaya yang menarik di Pulau Dewata. 

Pura Besakih merupakan kompleks yang besar. Di dalamnya terdapat tidak kurang dari 18 candi pendamping, salah satunya adalah Candi Basukian. Besakih sendiri merupakan pura pusat yang juga dikenal dengan nama Pura Penataran Agung Besakih.

3. Tidak Boleh mendaki Sembarang

Ternyata tidak sembarang orang bisa mendaki gunung ini. Sebelum hiking di Bali, pendaki harus mengecek Pura Besakih. Ini karena gunung adalah tempat suci. Jika sedang diadakan upacara keagamaan, kegiatan pendakian harus dihentikan. 

Hal ini dikarenakan tidak ada orang yang dapat memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari Pura Besakih. Pendaki juga diwajibkan membawa warga sekitar sebagai pemandu saat memutuskan mendaki Gunung Agung Bali.

4. Puncak Tertinggi Bali

Gunung Agung merupakan puncak tertinggi di Pulau Dewata. Tingginya bisa mencapai 3.031 meter diatas permukaan laut.

Para pendaki yang berhasil menaklukkan gunung ini akan berkesempatan melihat kemegahan Gunung Rinjani yang berdiri tegak di seberang pulau. 

Tak heran jika Gunung Agung menjadi destinasi populer bagi para pendaki. Bukti kemegahan alam ini terdapat di daerah Karangasem, Bali. Tepatnya di Kecamatan Rendang.

5. Tempat Persemayaman Para Roh Leluhur

Masih dari sumber yang sama, Gunung Agung dipercaya masyarakat setempat sebagai pusat pemakaman arwah leluhur.

Selain itu juga dianggap sebagai pusat pemakaman para dewa yang diutus oleh Sang Hyang Widhi untuk mengajarkan Hindu Dharma di Bali.

Meskipun dikatakan sebagai gunung keramat,  Gunung Agung menjadi salah satu objek wisata di Bali yang populer bagi pecinta wisata adventure.

Oleh karena itu, jika Anda berkesempatan datang ke pulau Dewata, jangan lupa untuk mengunjungi Gunung Agung Bali yang terkenal tersebut.